Banggai – SMA Negeri 2 Banggai kembali menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan pembelajaran yang kreatif, inovatif, dan berorientasi pada penguatan karakter peserta didik melalui Penampilan Hasil Proyek Mata Pelajaran Prakarya. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh peserta didik kelas X dengan menampilkan berbagai karya busana dan produk kreatif yang dibuat dari pemanfaatan limbah di lingkungan sekitar.



Proyek ini merupakan implementasi pembelajaran berbasis proyek (Project Based Learning) yang tidak hanya mengasah keterampilan berkarya, tetapi juga menumbuhkan kepedulian peserta didik terhadap pelestarian lingkungan melalui konsep reduce, reuse, dan recycle (3R). Berbagai jenis limbah seperti plastik, kertas, kain bekas, hingga bahan daur ulang lainnya berhasil disulap menjadi karya yang bernilai estetika tinggi dan memiliki nilai guna.
Kepala SMA Negeri 2 Banggai, Ajmain U. Abdul, S.Pd., memberikan apresiasi kepada seluruh peserta didik dan guru yang telah menyukseskan kegiatan tersebut.
“Kegiatan ini menjadi bukti bahwa pembelajaran tidak hanya berlangsung di dalam kelas, tetapi juga mampu menghasilkan karya nyata yang mengembangkan kreativitas, inovasi, kerja sama, serta kepedulian terhadap lingkungan. Kami berharap pengalaman ini dapat menjadi bekal berharga bagi peserta didik dalam menghadapi tantangan di masa depan.”
Guru Mata Pelajaran Prakarya, Satriya Mandasari, S.Pd., selaku pembimbing kegiatan menjelaskan bahwa proyek ini dirancang agar peserta didik mampu melihat limbah sebagai sumber daya yang masih memiliki nilai ekonomis dan artistik apabila diolah dengan kreativitas.
Selama proses pengerjaan proyek, setiap kelompok melakukan identifikasi limbah yang tersedia di lingkungan sekitar, merancang desain produk, hingga mempresentasikan hasil karya mereka dalam sebuah penampilan yang menarik di hadapan guru dan warga sekolah. Penampilan tersebut menampilkan beragam busana kreatif hasil daur ulang yang memadukan unsur seni, inovasi, dan kepedulian terhadap lingkungan.
Suasana kegiatan berlangsung meriah dan penuh antusiasme. Setiap kelompok menampilkan ciri khas dan kreativitas masing-masing, sehingga memberikan inspirasi bahwa limbah yang sering dianggap tidak berguna ternyata dapat diolah menjadi produk yang bernilai tinggi.
Melalui kegiatan ini, SMA Negeri 2 Banggai berharap peserta didik semakin memahami pentingnya menjaga kelestarian lingkungan sekaligus mengembangkan keterampilan abad ke-21, seperti berpikir kreatif, komunikasi, kolaborasi, dan pemecahan masalah.
Kegiatan Penampilan Hasil Proyek Prakarya ini menjadi salah satu wujud nyata implementasi pembelajaran yang bermakna, di mana peserta didik tidak hanya memperoleh pengetahuan, tetapi juga pengalaman langsung dalam menghasilkan karya yang bermanfaat bagi masyarakat dan lingkungan. Diharapkan semangat inovasi dan kepedulian terhadap lingkungan terus tumbuh dalam diri seluruh peserta didik SMA Negeri 2 Banggai.
Tinggalkan Komentar